Breaking News
Jabar News kembali menghadirkan berita terpopuler seputar Jawa Barat, mulai dari perkembangan politik, ekonomi, hingga kisah inspiratif masyarakat. Dengan liputan aktual dan mendalam
Indosat Indosat Indosat

5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun Depan, Apa Saja?

Indosat

5 Proyek Jalan Tol Baru di Pulau Jawa Siap Beroperasi Tahun Depan, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Jl S Parman Jakbar, Lalin Macet

Warta Jawa — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan lima proyek jalan tol strategis di Pulau Jawa akan segera beroperasi pada tahun 2026. Proyek-proyek tersebut ditargetkan memperkuat jaringan infrastruktur nasional serta mendukung percepatan konektivitas antardaerah di Jawa.

Indosat

Kabar ini dikonfirmasi oleh laporan SINDOnews yang dirilis Jumat (12/9/2025), dengan judul “5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun Depan, Apa Saja?”.
Kelima proyek tersebut tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, dan menjadi bagian penting dari program pembangunan Trans-Java Toll Road yang terus dikembangkan pemerintah.

Daftar Proyek Tol yang Segera Beroperasi

  1. Tol Yogyakarta–Bawen (Seksi 1–3)
    Jalan tol sepanjang lebih dari 60 kilometer ini menghubungkan dua pusat pertumbuhan ekonomi, yakni Kota Yogyakarta dan wilayah Semarang bagian selatan. Kehadiran tol ini diharapkan memangkas waktu tempuh dari 2,5 jam menjadi sekitar 1 jam saja.

  2. Tol Solo–Yogyakarta–Kulonprogo (Seksi Kartasura–Purwomartani)
    Pembangunan ruas ini telah mencapai lebih dari 90 persen dan ditargetkan beroperasi pertengahan tahun depan. Jalur ini akan memperlancar arus logistik dan pariwisata di wilayah Jawa bagian tengah.

  3. Tol Probolinggo–Banyuwangi (Proyek Tol Trans Jawa Timur)
    Ruas ini akan menjadi penutup jaringan Trans-Java Toll Road dari Merak hingga ujung timur Pulau Jawa. Tol sepanjang sekitar 172 km ini diharapkan menjadi jalur strategis untuk mobilitas wisata dan perdagangan antarprovinsi.

  4. Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) Seksi Gedebage–Garut
    Meskipun pembangunan ruas penuh masih berlanjut, seksi pertama dari tol Getaci diproyeksikan bisa beroperasi lebih awal. Tol ini akan mempermudah akses antara Bandung, Garut, dan wilayah Priangan Timur.

  5. Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Seksi Sadang–Kutanegara)
    Ruas alternatif tol Jakarta–Cikampek ini ditujukan untuk mengurai kemacetan parah di jalur utama serta mempercepat arus kendaraan menuju kawasan industri di Karawang dan Purwakarta.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian, menegaskan bahwa pengoperasian kelima proyek tol ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi logistik nasional dan pemerataan pembangunan di Jawa.
“Dengan selesainya sejumlah ruas tol tersebut, konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa akan semakin lancar, mendukung pertumbuhan kawasan industri, serta memperkuat sektor pariwisata dan perdagangan,” ujarnya.

Selain mempercepat pergerakan barang dan jasa, pemerintah juga menilai proyek-proyek ini akan mendorong tumbuhnya kawasan ekonomi baru di sekitar pintu keluar tol (interchange). Banyak daerah di Jawa Tengah dan Timur telah menyiapkan kawasan rest area serta area investasi baru.

Komitmen Pemerintah

Pemerintah menegaskan bahwa pengembangan jalan tol di Pulau Jawa tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan sistem digital, penerapan teknologi Intelligent Transport System (ITS), serta penyediaan fasilitas ramah lingkungan seperti rest area hijau dan EV charging station.

Indosat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *